Verratti Menyebut Ibrahimovic Adalah Pesulap

Verratti Menyebut Ibrahimovic Adalah Pesulap

Verratti Menyebut Ibrahimovic Adalah Pesulap

Gelandang Paris Saint-Germain Marco Verratti mengaku sangat mengagumi performa Zlatan Ibrahimovic. Bagi dirinya, penyerang berkebangsaan Swedia itu merupakan salah satu mesin pencetak gol yang sangat ulung bagi klub ibukota pada musim ini. Bagi sang pemain kemampuannya untuk megacak-acak pertahanan tim lawan pada musim ini membuat dirinya mampu menjauhkan diri dari segala kepentingan pribadi di luar sepakbola. Rekan satu timnya itu mengaku sangat memuji penampilan Ibrahimovic dan sejauh ini sangat tersanjung bisa bermain dengan dirinya dalam satu tim. Verratti bergabung dengan tim ibukota dari klub Italia Pescara pada tahun lalu dan turut membantu tim asuhan Laurent Blanc itu bersaing dengan rival terdekatnya, AS Monaco di kompetisi reguler pada musim kompetisi ini.

Dan pemain berusia 21 tahun itu sangat yakin bahwa tingkat kemampuan Ibrahimovic sangat berperan besar dan bahkan kebiasaannya dalam mengubah suatu pertandingan dengan sangat baik dan bahkan laga melawan Bastia merupakan salah satu bukti nyata, bahwa ia mampu memisahkan performa brilian Zlatan Ibrahimovic dari rekan-rekannya yang lain. “Ia bukan saja pemain yang bermental juara, namun ia juga layaknya seperti seorang pesulap di atas lapangan hijau yang mampu berbuat apa saja yang ia inginkan di atas lapangan. Ia bahkan mampu merubah pertandingan dengan tingkat kemampuannya yang spektakuler. “Salah satu aksi sulap yang dipertunjukkan olehnya adalah ketika mencetak gol dengan menggunakan tumitnya saat menghadapi Bastia, dan pemain lain masih bisa melakukannya tetapi hanya satu orang saja yang berani melakukannya di sebuah pertandingan resmi. “

Verratti juga mencoba untuk menepis semua anggapan yang mengatakan kalau dirinya bakal segera kembali ke kancah Serie A lagi dalam waktu dekat. Gelandang yang diberikan bakat secara alami itu memperpanjang masa kerjanya di Parc des Princes pada Agustus lalu yang berlaku hingga Juni 2018, namun hal itu sama sekali tidak menghentikan segala aktifitas pembicaraan seputar masa depannya. Kendati demikian, Verratti menegaskan bahwa tekadnya untuk meraih kesuksesan di Prancis bersama klub tersebut merupakan salah satu tujuan utama baginya. Ia menambahkan: “Saya telah menetapkan sebuah keputusan penting untuk bergabung dengan klub asal Paris. Dalam hal sepakbola, saya memiliki segala-galanya yang saya butuhkan di sini. Tentu ada sebuah pemain-pemain yang hebat dan juga memiliki ambisi yang luar biasa.”

13 gol yang ditorehkan oleh Zlatan Ibrahimovic pada musim ini membuatnya menempati daftar urutan teratas sebagai pencetak gol terbanyak di Ligue 1, dan unggul dua gol dari rekan satu timnya, Edinson Cavani. Sementara itu Verratti juga mengungkapkan kalau rekan satu timnya yang lain, Ezequiel Lavezzi, tidak bakal meninggalkan Parc des Princes pada bursa transfer musim dingin mendatang, meski sempat dikaitkan dengan klub raksasa Italia Inter Milan. Pelatih Walter Mazzarri secara terbuka mengungkapkan niatannya untuk merekrut mantan anak asuhnya di Napoli jika ia bisa tersedia dalam bursa transfer periode kedua di awal tahun, namun hal itu coba ditepis oleh Verratti, yang sangat yakin kalau Paris merupakan salah satu tempat yang dapat membujuknya untuk tetap bertahan.

“Saya sama sekali tidak pernah memiliki keragu-raguan bahwa Lavezzi akan menetap di sini,” tambah sang gelandang. “Memang pada awal masa bergabung di klub ini, ia memiliki sedikit kesulitan, tetapi kali ini mulai dapat tersenyum kembali di sesi latihan. Ia merupakan pemain yang benar-benar menikmati permainannya di sini. “Saya pikir bahwa ia akan bertahan di PSG untuk beberapa tahun ke depan.” Lavezzi, 28 tahun, bergabung dari Napoli pada musim panas 2012, namun sejauh ini gagal untuk menunjukkan performanya yang sama dengan kehidupannya di kota Naples, di mana ia baru menjaringkan lima kali dari 40 kali penampilannya untuk Le Parisien. Kontrak Lavezzi di PSG sebenarnya masih terikat hingga musim panas 2016.