Penyerang Inter Milan Pastikan Hengkang

Penyerang  Inter Milan Pastikan Hengkang

Penyerang  Inter Milan Pastikan Hengkang

Penyerang Inter Milan yakni Ishak Belfodil mengatakan tidak betah di Internazionale. Belfodil beralasan bahwa kesempatan bermainnya sangat kurang. Dia sudah disarankan untuk pergi bahkan kalau perlu mengundurkan diri dari klubnya sekarang untuk membuat dirinya bisa tampil prima pada Piala Dunia 2014 di bulan Juni-Jul tahun depan. Ishak Belfodil telah mengungkapkan bahwa dia bisa saja meninggalkan Inter pada bursa transfer di bulan Januari dengan tujuan mendapatkan kesempatan bermain secara reguler di tim lain yang lebih tidak seketat Inter persaingan di lini depannya agar kondisinya tetap terjaga pada saat membela Algeria Piala Dunia Juni-Juli 2014 mendatang di Brazil.

Pemain internasional Algeria ini bergabung dengan kubu Giuseppe Meazza dari Parma pada awal musim 2013-2014. Ia adalah salah satu pembelian pertama pelatih Inter saat ini, Walter Mazzari, tetapi kemudian ternyata dia harus berjuang keras untuk menunjukkan kembali performa luar biasanya saat bersama Parma. Befodil gagal menghasilkan sebuah dampak yang signifikan bagi klubnya yang baru saat ini. Befodil sejauh ini baru membuat delapan penampilan di Serie A. Padahal Belfodil digadang menjadi Nwankwo Kanu bintang Inter Milan asal Nigeria pada akhir dekade 90-an. Belfodil disebut memiliki ciri yang sama sebagai pemain Afrika. Kuat dan berstamina serta ngotot enggan menyerahkan bola yang sudah berada di kakinya.

Belfodil kemudian ternyata karena gagalnya bersaing dengan para penyerang Inter lainnya macam Diego ‘Rambo’ Milito, Ricky Alvarez, Guarin dan Palacio maka Belfodil lebih sering menghangatkan bangku cadangan di kubu Inter di paruh pertama musim ini. Striker itu mengakui bahwa dia sama sekali tidak senang dengan kondisi itu. Dia bisa saja memaksa untuk pindah pada transfer window musim dingin ini. Tujuan dia adalah jelas bahwa menjadi pemain reguler di tim utama akan membuat kesempatannya dilirik kembali oleh Vahid Halilhodzic, pelatih tim nasional Algeria yang sudah mampu membawa Algeria melengang ke Piala Dunia lewat zona Afrika alias CAF.

“Saya tidak gembira dan bahagia dengan kondisi saat ini. Menjadi pemain tim besar memang menyenangkan tetapi tidak bagi saya jika hanya berada di bangku cadangan. Saya ingin sekali pergi. Bahkan kalau perlu saya mengundurkan diri dari Inter dan kemudian pergi mencari klub lain. Saya tidak akan sungkan mengatakan bahwa saya ingin posisi reguler dan bermain secara penuh dengan sering. Saya ingin menjaga fisik dan kebugaran saya. Apalagi Piala Dunia semakin dekat dan saya harus dalam kondisi terbaik. Jendela transfer akan segera dibuka. Saya akan berbicara kepada direktur dan kita lihat saja apa yang terjadi kemudian. Pelatih Algeria Halilhodzic telah menyatakan dengan jelas bahwa saya harus bermain jika ingin terpilih.” Kata pemain berusia 21 tahun tersebut kepada wartawan.