Kolombia Cuci Tangan Atas Cedera Falcao

Kolombia Cuci Tangan Atas Cedera Falcao

Kolombia Cuci Tangan Atas Cedera Falcao

Karena mengalami cedera sehabis dinas internasional membuat Radamel Falcao tidak tampil maksimal di tingkat klub. Pihak tim nasional Kolombia sama sekali enggan untuk disalahkan dan menganggap sang pemain dalam kondisi yang baik-baik saja saat masih berdinas di tim nasional. Anggapan ini sempat dituduhkan kepada pelatih Claudio Ranieri, yang menganggap bahwa Radamel Falcao tidak dapat beraktifitas dalam empat pertandingan Ligue 1 terakhir karena sehabis kembali dari agenda internasional kondisinya langsung menurun drastis. Penyerang berusia 27 tahun, dari tiga pertandingan sebelumnya hanya duduk manis sebagai penonton karena mengalami gangguan paha, dengan Monaco mengklaim kalau kondisi itu diperoleh sang pemain saat bertugas membela panji negaranya dalam ajang persahabatan melawan Belgia pada bulan lalu.

Walau sudah memiliki permasalahan tersebut konon Falcao tetap memaksa untuk bermain saat menghadapi Belanda hanya selang lima hari saja, namun ketika kembali dan sempat bermain, Ranieri menganggap kontribusi sang pemain ada masalah dan karena itu ia terpaksa menarik keluar saat menghadapi Nantes yang sudah berjalan selama satu jam lebih. Pelatih berkebangsaan Italia itu mengeluarkan yang membenarkan bahwa Falcao mengalami cedera dan gangguan paha selepas memperkuat tim nasional Kolombia di ajang internasional beberapa waktu lalu dalam sebuah konferensi pers selepas pertandingan saat itu.

Kendati demikian, juru bicara Kolombia, Mauricio Correa, mengatakan kalau hal itu tidak benar seutuhnya dan Falcao justru melewatkan pertandingan melawan Belgia dalam kondisi baik-baik saja dan tidak mengalami cedera seperti yang dikatakan Ranieri, dan karena itu pihaknya tidak mengeluarkan penyataan medis yang tidak memperkenankan sang pemain untuk tidak bermain saat pertandingan terakhir. Correa mengungkapkan: “Anda berpikir bahwa Carlos Ulloa, pimpinan dokter tim nasional Kolombia, yang telah memberikan lampu hijau kepada cedera yang dialami oleh sang pemain, meski hanya mengalami cedera ringan, tetapi masih diberikan kesempatan untuk bertanding pada laga kedua empat hari kemudian? Tentu hal ini sungguh tidak mungkin untuk terjadi dan kami juga tidak ingin ceroboh dalam mengambil keputusan.

“Bahkan Falcao atau pemain lain, tanpa sebuah pengecualian, sudah pasti akan dicoret dari skuad bila mengalami cedera dan kemungkinan juga harus menjalani tes lebih lanjut sebelum kembali bertugas untuk klubnya.” Salah satu pertanyaan besar absennya Falcao dalam beberapa pertandingan termasuk saat mengalahkan Ajaccio di Stade Louis II dan tidak terlihat keberadaannya membuat Ranieri mengharapkan kehadiran sang penyerang, meski ia masih menjadi pencetak gol terbanyak bagi klub itu di kancah Ligure 1 dengan sembilan gol sejauh ini. Kabarnya ia bakal kembali berlatih dengan rekan-rekannya pada Rabu pertengahan pekan, namun mantan penyerang Porto dan Atletico Madrid itu ternyata justru tidak kembali menunjukkan batang hidungnya di sesi tersebut.

Setelah meneken kontrak berdurasi selama lima tahun pada musim panas ini, Falcao menjadi salah satu pemberitaan yang paling menarik bagi kubu media dan sempat mengaitkan dirinya dengan klub Liga Premier Chelsea dan juga balik ke Spanyol, untuk bermain di Real Madrid. Monaco menegaskan bahwa sang pemain tetap betah untuk berada di klub tersebut.