Arsenal Terlalu Kokoh di Puncak Klasemen

Arsenal Terlalu Kokoh di Puncak Klasemen

Arsenal Terlalu Kokoh di Puncak Klasemen

Arsenal semakin membuat jarak dari kejaran para klub rivalnya. Laga lanjutan di panggung Liga Premier pada minggu ke 13 pada Sabtu (30/11) lalu, The Gunners membawa pulang tri poin sempurna. Melawat Cardiff City di Cardiff City Stadium, Arsenal tanpa ragu menggulung tim tuan rumah dengan skor 3-0. Laga di akhir pekan lalu, seakan memantapkan aksi mantan pemain gelandang Bluebirds, Aaron Ramsey. Ramsey menyumbangkan dua gol kemenangan untuk skuad Meriam London tersebut. Gol pertama dilesakkan Ramsey pada menit 29, dan gol penyempurna kemenangan Arsenal pada menit ketiga babak injury time. Satu gol lagi untuk Arsenal lahir dari kaki pemain pengganti pada menit ke 86. Mathieu Flamini yang adalah pemain gelandang gaek Prancis memberi gol manis untuk Arsenal.

Mendapat suntikan poin tiga angka, membuat posisi Arsenal kian nyaman di puncak klasemen sementara Liga Premier. Hingga pekan ke 13 ini, Arsenal telah mengoleksi 31 angka, berjarak 7 poin dari dua rival sengitnya, Chelsea dan Liverpool. Walau begitu, Arsenal tak dapat berbangga hati terlalu lama. Masih ada kemungkinan Liverpool ataupun Chelsea mengejar ketinggalan dalam laga lanjutan yang kedua tim ini akan jalani pada Minggu (1/12) nanti. Arsenal mencuri keunggulan pertama di menit ke 28 berkat gol cantik dari Ramsey. Beberapa serangan mulai dibangun oleh skuad asuhan Arsene Wenger ini disisa babak pertama, namun tak satupun menghasilkan gol.

Babak kedua dibuka dengan serangan mengejutkan dari Olver Giroud yang hampir saja berhasil menggandakan skor untuk tim tamu. Melanjutkan umpan matang dari Ramsey, tendangan Giroud diblok dengan sempurna oleh pemain bek Cardiff, Ben Turner sebelum bola masuk ke dalam garis gawang. Bola nyaris tersebut menyulut semangat pasukan tim tuan rumah yang diarsiteki oleh Malky Mackay. Mulai detik ke 12 di babak kedua, gantian Cardiff City yang mendomonasi laju permainan. The Gunners dipaksa bertahan di lini belakang dan hanya mendapat jatah serangan balik. Laga berjalan kian alot usai Peter Odemwingie masuk ke lapangan. Odemwingie adalah salah satu pemain unggulan Cardiff yang gigih berusaha membongkar barisan pertahanan.

Beberapa kali Wojiciech Szczesny, dipaksa melakukan atraksi untuk menyelamatkan gawang Arsenal dari bola yang dilesakkan oleh pemain tim tuan rumah. Terlihat serangan Cardiff walau terlihat keras, namun kurang akurat dan berakhir dengan membuang percuma peluang untuk mencetak angka. 10 menit sebelum peluit akhir ditiup, Cardiff semakin gigih menyerang. Dan justru saat ini adalah awal dari mimpi buruk tim tuan rumah. Flamini yang baru saja masuk menggatikan Santi Cazorla, mendapat berkah dari serangan balik usai mengantisipasi umpan Ozil. Tendangan jeli dari Flamini membawa Arsenal unggul 2-0. Saat itu sebenarnya sudah terlihat bahwa Arsenal akan membawa pulang kemenangan dari laga di kandang Cardiff. Namun pada babak injury time, the Gunners mendapat kesempatan untuk mencuri satu gol lagi. Theo Walcott yang dimasukan Wenger untuk menggantikan Ozil, membuang bola ke kaki Ramsey yang langsung dibawa ke perut gawang Cardiff.