Ancelotti Mengatakan Di Maria Masih Di Atas Bale

Ancelotti Mengatakan Di Maria Masih Di Atas Bale

Ancelotti Mengatakan Di Maria Masih Di Atas Bale

Kecemerlangan penampilan Gareth Bale di akhir pekan kemarin ternyata tidak menyilaukan sang pelatih. Anehnya, Carlo Ancelotti justru melontarkan pujian kepada gelandang sayap asal Argentina, Angel Di Maria. Di mata Carlo Ancelotti, keberhasilan Gareth Bale dalam menorehkan hat-trick saat melawan Real Valladolid dianggap tidak terlepas berkat kegemilangan Angel Di Maria yang secara keseluruhan menjadi sutradara penting di balik empat gol yang total bersarang. Mungkin Gareth Bale memang didaulat khusus untuk menggantikan peran Cristiano Ronaldo secara tidak langsung di atas lapangan dan semuanya dituntaskan dengan tandukan, kemudian gol berikutnya yang dihasilkan oleh kedua bagian kakinya sebelum memberi umpan ke arah Karim Benzema, dengan kegemilangan meraih tiga angka.

Namun demikian pelatih berkebangsaan Italia itu sama sekali tidak melihat sebuah kesuksesan timnya datang dari kaki Angel Di Maria. Kontribusi pemain internasional Argentina dianggap sangat berpengaruh besar, terlebih sang pelatih tadinya memberikan beban dan kontribusi untuk menggantikan Cristiano Ronaldo dalam diri mantan pemain Benfica tersebut. Dan ia menjadi otak serangan atas terciptanya gol tandukan Gareth Bale, setelah tendangan setengah voli yang dilepaskannya sempat mengenai mistar gawang, sebelum akhirnya diselesaikan pemain termahal di dunia. “Performa yang ditunjukkan Di Maria sungguh luar biasa. Ia merupakan salah satu pemain kami yang paling berbahaya dan ia mampu beradaptasi dengan posisi yang berbeda-beda di atas lapangan,” puji sang pelatih kepada pihak media setempat selepas kemenangan meyakinkan tersebut.

“Saya tidak tahu apakah sejauh ini penampilan Real Madrid yang terbaik, namun satu hal yang pasti kami harus melanjutkan tren kemenangan ini, agar merepotkan pertahanan tim lawan. “Gareth Bale juga beradaptasi dengan tim ini secara keseluruhan dan hal ini merupakan nilai tambah bagi kami. Ia mampu meningkatkan rasa kepercayaan diri dengan baik, meski sempat dihujat habis-habisan pada awal kedatangannya ke Santiago Bernabeu. Saya sangat salut kepadanya, dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi, hal ini sangat membantu kami. “Saya sama sekali tidak memiliki komposisi pemain yang sempurna di tim utama, hanya saja saya memiliki 11 pemain yang sama baiknya. Tentu saja sejauh ini performa dan formula tim berjalan dengan baik.

Seperti contohnya, Isco bermain sangat nyaman di tim ini secara berganti, dan Xavi (Alonso) juga telah pulih dari cedera berkepanjangan, dan ia mampu menunjukkan peran dan kualitasnya. “Saya pikir tim ini sudah menemukan keseimbangan untuk saat ini. Kami bertahan dan menyerang sama baiknya. Sungguh pertandingan yang tidak mudah untuk menghadapi tim sekelas Real Valladolid.” Kemenangan besar ini merupakan sukses keempat di seluruh kompetisi yang diikuti oleh Real Madrid, dan sekaligus memotong perolehan angka dengan peringkat teratas Barcelona menjadi tiga poin, setelah klub Catalan itu menelan kekalahan pertamanya di musim ini.